Melaut Selama Dua Hari Dan Tidak Kunjung Pulang, Nelayan Ditemukan Tewas Di Pantai Surabaya

Oktavino Putra Hanidar | Sylviera Rastra Laylia - Minggu, 13 Juni 2021, 14:00 WIB

ilustrasi tenggelamilustrasi tenggelam/Luca Nardone/pexels

FIXSURABAYA.COM – Setiap pekerjaan pasti mempunyai resiko sendiri dalam pekerjaannya. Tidak tanggung-tanggung, biasanya beberapa pekerjaan menjadikan nyawa sebagai taruhannya.

Seperti di masa pandemi seperti ini, dokter serta tenaga medis yang lain harus bertaruh nyawa untuk memberikan penanganan yang terbaik bagi orang-orang yang terpapar Covid-19. Hal itu termasuk pekerjaan sebagai nelayan, ombak yang besar secara tiba-tiba harus mereka lewati saat melaut dan terkadang tidak sedikit yang akhirnya tenggelam dan meninggal.

Dikutip FIXSURABAYA.COM dari berbagai sumber, seorang nelayan asal Sukolilo, M. Ali (58) ditemukan meninggal di dekat bibir pantai Taman Surabaya. Nelayan tersebut dilaporkan hilang setelah dua hari tak kunjung kembali pulang ke rumah.

Baca juga: Melonjak Naik, Warga Madura Yang Positif Covid-19 Dikirim Ke RS Lapangan Indrapura

Kepala BPB Linmas Surabaya, Irvan Widyanto menjelaskan bahwa nelayan bernama M. Ali (58), warga Sukolilo Sukorejo ini awalnya berangkat untuk mencari ikan seperti biasa pada Kamis, 10 Juni 2021 pukul 11.00 WIB. Namun, hingga malam hari, Ali tak kunjung kembali.

“Yang bersangkutan pergi mencari ikan dari Nambangan mengarah ke muara dekat Turus seperti biasa,” jelas Irvan.

Namun setelahnya, korban tak kunjung kembali pulang. Sehingga keluarga yang ada di rumah pun panic. Mereka kemudian melapor ke Paguyuban Nelayan Kenjeran atas hilangnya Ali. Atas laporan tersebut, para nelayan berupaya untuk mencari keberadaan korban. Setelah dua jam pencaharian, para nelayan menemukan perahu yang biasa dipakai korban mencari ikan dalam kondisi karam (tenggelam). Sedangkan korban masih belum ditemukan.

Baca juga: Pemkot Surabaya Resmi Kerjasama Pembuatan Akta Kelahiran Tanpa Ke Dispendukcapil

Editor: Oktavino Putra Hanidar

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot