36 Kasus Covid-19 pada Anak Ditemukan, Pemkot Surabaya Himbau Orang Tua untuk Disiplin Menerapkan Prokes!

Aprilia Ekaningtyas | Oktavino Putra Hanidar - Sabtu, 26 Juni 2021, 10:49 WIB

Ilustrasi Penggunaan Hand Sanitizer dan Masker sebagai Penerapan Protokol KesehatanIlustrasi Penggunaan Hand Sanitizer dan Masker sebagai Penerapan Protokol Kesehatan/soumen82hazra/Pixabay

FIXSURABAYA.COM - Covid-19 tidak hanya menularkan virus pada orang dewasa, melainkan juga anak-anak. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya kasus aktif yang ditemukan pada anak-anak.

Dilansir FIXSURABAYA.COM pada Sabtu, 26 Juni 2021 dari laman web resmi Pemerintah Kota Surabaya surabaya.go.id berdasarkan data Dinas kesehatan sebanyak 36 kasus aktif Covid-19 pada anak ditemukan dan jumlah tersebut tercatat hingga tanggal 22 Juni 2021 yang disampaikan oleh Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara.

Dengan demikian, Pemerintah Kota Surabaya terus melakukan upaya dalam meminimalisir penyebaran Covid-19 namun, upaya tersebut harus diiringi oleh kerja sama dalam disiplin penerapan protokol kesehatan dari masyarakat maupun orang tua.

Baca juga: Selain Manis, Ubi Jalar mengandung Nutrisi Yang Baik Untuk Tubuh Kita

Untuk kasus aktif Covid-19 pada anak, antara usia 0-18 tahun tertanggal 22 Juni 2021 ada 36 kasus," kata Febri di kantornya, Kamis, 24 Juni 2021.

Dari Jumlah kasus tersebut, sebanyak 2 kasus ditemukan pada usia 0 hingga 2 tahun, sebanyak 12 kasus ditemukan pada usia 3 hingga 6 tahun, sebanyak 8 kasus ditemukan pada usia 7 hingga 12 tahun, sebanyak 1 kasus ditemukan pada usia 13 hingga 15 tahun, dan sebanyak 13 kasus telah ditemukan pada usia 16 hingga 18 tahun.

Beliau menjelaskan bahwa, teruntuk kasus usia 0 hingga 2 tahun kemungkinan besar terpapar dari orang tuanya, bisa ketika para orang tua dari luar rumah atau pulang kerja tidak langsung membersihkan diri sebelum menyapa anaknya.

"Rata-rata kalau anak-anak, khususnya usia 0-12 mohon maaf dari orang tua, mungkin dari keluar atau pulang kerja tidak langsung membersihkan diri tapi menyapa anaknya. Ini berdasarkan hasil tracing dari rekan-rekan Dinkes di lapangan," ungkapnya.

Editor: Oktavino Putra Hanidar

Sumber: Pemerintah Kota Surabaya

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot